Kelemahan Peugeot 206

Mobil Peugeot 206 diproduksi pertama kali nya pada tahun 1998, kemudian berhenti diproduksi di tahun 2010, lalu digantikan oleh Peugeot 207.

Oleh pabrikan nya mobil Peugeot 206 dikategorikan sebagai “super mini car”, karena di lihat dari dimensi nya mobil tersebut memang sudah sangat jelas.

Desain yang sporty dan harga yang murah, menjadikan daya tarik mobil Peugeot 206 pada bursa mobil bekas.

Dan memang pada dasar nya pada saat kemunculan mobil ini memang cukup menarik banyak perhatian, diantara nya karena desain yang mencolok.

Mobil pabrikan asal Perancis ini hadir dengan desain yang sangat jauh berbeda dengan kompetitor nya yang sudah ada sebelum nya di Indonesia, yang notabene adalah buatan Jepang.

kelemahan peugeot 206

Mobil Peugeot 206 diimpor oleh PT. Astra France Motor pada tahun 2000 hingga 2007, dan pada waktu itu PT. AFM sempat mencatatkan rekor dengan  penjualan Peugeot 206 yang terbilang fantastis.

Pada awal nya semua tipe mobil Peugeot 206 memakai transmisi manual lima percepatan dan transmisi matic empat percepatan.

Kemudian pada tahun 2004 transmisi nya di upgrade menjadi transmisi matic tiptronic.

Sayang nya setelah beredar mobil ini para pengguna lama kelamaan ada yang merasakan kurang nya kenyamanan.

Sehingga memberikan kesan pada mobil Peugeot 206 perlu berfikir lagi untuk memiliki nya.

Dan kali ini Bengkel Florence akan sedikit memberikan informasi mengenai apa saja kelemahan peugeot 206 ini, sehingga anda akan lebih siap merawat saat anda memiliki nya.

Kelemahan Peugeot 206

Cara merawat Peugeot 206 sebenar nya tidak sulit walaupun di bandingkan dengan pada umum nya mobil bekas di usia yang sama.

Namun saat memiliki mobil ini bisa saja terdapat beberapa kelemahan yang mungkin juga di alami pada mobil lain nya.

Namun kali ini kami akan membahas kelemahan mobil Peugeot 206 yang sering ditemui berdasarkan pengalaman pengguna nya.

Masalah yang sering ditemui pada mobil Peugeot 206 adalah central lock nya yang sering bouncing atau membuka sendiri begitu dikunci, dan sebalik nya central lock segera mengunci saat dibuka.

Inti masalah central lock nya ini terdapat pada actuator, yang akan teratasi setelah mengganti actuator nya.

Masalah yang lain terkait mesin pada mobil Peugeot 206 adalah gejala tenaga nya yang hilang secara tiba-tiba.

Dan disertai lampu indikator mesin yang menyala. Di ketahui dari pengakuan pengguna mobil ini bahwa masalah ini akan hilang setelah melakukan penggantian pada koil.

Pada saat melakukan penggantian koil akan lebih baik jika sekalian untuk mengganti ECU mobil yang sudah cukup berumur.

Karena pada umum nya mobil ini sudah menempuh jarak lebih dari 60.000 km. Adapun kelemahan yang lain menurut beberapa pengguna selain yang sudah di jelaskan di atas adalah:

  1. Fitur kabin yang minim
  2. Material pada dasbor adalah plastik
  3. Posisi mengemudi yang kurang nyaman
  4. Jok belakang terlalu tegak
  5. Kopling manual cukup keras
  6. Sparepart yang mulai langka dan mahal (kecuali aftermarket)
  7. Minimal BBM RON 92 atau setara Pertamax

Untuk mobil Peugeot 206 yang beredar di Indonesia mulai tahun 2003.

Sudah dilengkapi dengan catalytic converter sehingga pengguna mobil tidak harus menggunakan BBM beroktan tinggi.

Itulah sedikit informasi dari kami mengenai kelemahan peugeot 206 yang mungkin anda sedang tertarik.

Dengan mobil bekas yang terlihat muda dan modern serta harga nya yang cukup murah di kelas nya.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda, Terima kasih.

Leave a Reply